Obat Batuk Berdahak

Batuk merupakan ekpirasi eksplosif untuk mengeluarkan sekret dan benda asing dari saluran trakeobronkial. Batuk merupakan gejala kardiorespirasi yang paling sering ditemukan dan salah satu gejala yang paling sering menyebabkan seseorang datang ke dokter. Alasannya dapat berupa keletihan, insomnia dan kekhawatiran terhadap penyebab batuk, khususnya rasa takut terhadap kemungkinan penyakit kanker serta AIDS.

Pada batuk berdahak yang penting adalah menghilangkan dahak sebagai penyebab batuk, maka diberikan obat batuk jenis ekspektoran atau pengencer mukus/lendir. Ekspektoran yang efektif adalah guafenesin/guaiakolat. Sedangkan pengencer mukus yang manjur adalah bromheksin/ambroksol. Selain itu juga terdapat jenis tanaman yang dibuat sebagai obat batuk berdahak, contohnya licorice (glycirizia glabra), tymi (dijual daun tymi segar maupun kering serta dalam bentuk sirop), bawang merah/putih, asam sitrat dari jeruk nipis dicampur kecap/madu.

Hal dan dosis yang harus diperhatikan dari jenis obat batuk berdahak seperti yang disebutkan di atas, adalah :

1. Gliseriguaiakolat
Hal yang harus diperhatikan :
- Hati-hati atau minta saran dokter untuk penggunaan bagi anak di bawah umur 2 tahun dan ibu hamil.
- Kegunaan obat : mengencerkan lendir saluran napas
- Aturan pemakaian :
- Dewasa : 200-400 mg setiap 4 jam sekali
- Anak-anak :- 2-6 tahun 50-100 mg setiap 4 jam
- 6-12 tahun 100-200 mg setiap 4 jam

2. Bromheksin
Hal yang harus diperhatikan :
Hati–hati atau minta saran dokter untuk penggunaan bagi penderita tukak lambung dan wanita hamil 3 bulan pertama.
- Kegunaan obat : mengencerkan lendir saluran napas
- Efek samping yang tidak diinginkan : rasa mual, diare dan kembung ringan
- Aturan pemakaian : dewasa : 4-8 mg sehari 3 kali

3. Ammonium klorida
Hal yang harus diperhatikan :
- Hati-hati atau minta saran dokter pada penderita menggunakan aspirin, barbiturat dan diuretik.
- Hati-hati atau minta saran dokter pada penderita hepatitis, ginjal dan paru.
- Kegunaan obat : mengencerkan cairan dalam saluran napas

4. Dekstrometrorfan HBr
Hal yang harus diperhatikan :
- Hati-hati atau minta saran dokter untuk penderita hepatitis
- Jangan minum obat ini bersamaan dengan obat penekan susunan syaraf pusat
- Kegunaan obat : penekan batuk cukup kuat kecuali untuk batuk akut yang berat
- Efek yang tidak diinginkan : jarang terjadi dan ringan seperti mual dan pusing serta dosis terlalu besar dapat menimbulkan depresi pernapasan
- Aturan pemakaian :
- Dewasa : 10-20 mg 3 kali sehari
- Anak : 5-10 mg 3 kali sehari


=====================================

>>> Obat Batuk Berdahak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Batuk Berdahak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>